JURNAL 3 - VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK

Cara setting WEB Server dan DNS Server

Location Based Service (Tugas Softskill - Jurnal 2 -Mobile Computing)

KAJIAN VMware DALAM MENGANALISA LINUX UBUNTU 12.0

KAJIAN VMware DALAM MENGANALISA LINUX UBUNTU 12.0.

TUGAS
SOFTSKILL GRID COMPUTING
                            
KAJIAN VMware DALAM MENGANALISA LINUX UBUNTU 12.0.
    Alfino Matias Opa
(50413661)
    Anggi Septiandi
(51413014)
    Handianto Ramdhanu
(53413873)
    Imam Fikri Afgan
(54413305)
    Mochamad Viqi D
(55413573)


  Kelas : 4IA24
Dosen : Rakhmi Khalida

UNIVERSITAS GUNADARMA
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
2017

ABSTRAKSI
Alfino Matias (50413661). Anggi Septiandi (51413014). Imam fikri (54413305). Handianto R (53413873). Mochammad Viqi D (55413573).

KAJIAN VMware DALAM MENGANALISA LINUX UBUNTU 12
JURNAL. Jurusan Teknik Informatika. Fakultas Teknik Industri. Universitas Gunadarma. 2017
Kata Kunci : VMware, virtual machine, open source, closed source

            Aplikasi komputer saat ini mampu untuk melakukan kerja yang rumit dan bahkan seakan dapat menggantikan perangkat keras secara virtual atau biasa disebut mesin virtual. Mesin virtual atau mesin maya dalam ilmu komputer adalah implementasi perangkat lunak atau aplikasi dari sebuah mesin komputer yang dapat menjalankan program sama seperti layaknya sebuah komputer sebenarnya. VMware adalah contoh dari beberapa virtual machine yang populer saat ini. VMware dikembangkan oleh VMware secara closed source. Operating System saat ini juga banyak sekali ragamnya baik yang open source atau closed source kita tau yang open source ada Debian, Ubuntu dan UNIX sedangkan closed source ada Windows dan OS X. tujuan dari jurnal ini adalah akan menganalisa kinerja Linux Ubuntu 12.0 terhadap VMware dengan tujuan mencari titik optimal dan titik minimal performa dari ke dua aplikasi dan operating system tersebut.

Daftar Pustaka (20xx-2017)


1.      PENDAHULUAN
Perpindahan informasi sangatlah cepat, informasi yang dulu biasanya didapat melalui buku dan surat sekarang bisa didapat dengan mudah melalui internet. Internet merupakan jaringan komputer yang menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lain secara luas (global) (Utomo, 2008: 9), dan di dalam internet banyak media yang menyajikan tentang informasi salah satunya adalah website. Website merupakan media penyampaian informasi melalaui jaringan internet yang bisa diakses secara luas selama masih terhubung dengan jaringan internet, website merupakan komponen yang terdiri dari gambar, teks, suara, dan lain-lain (Hernita, 2010: 1). Sehingga menjadi media penyampaian informasi yang sangat menarik untuk dikunjungi orang lain. Website pada saat ini adalah salah satu layanan internet yang paling banyak diakses oleh masyarakat luas dalam mencari informasi. Namun di dalam penyampaian informasi dengan website, harus memiliki web server yang bagus untuk menjaga kenyamanan dalam penyajian informasi tersebut, saat ini sudah banyak jenis web server yang bisa diterapkan dalam virtualisasi server. Virtualisasi server adalah suatu perangkat lunak yang memungkinkan perangkat keras dalam menjalankan sistem operasi dan service pada saat yang bersamaan (Kaciak, 2013) ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan daya proses yang mahal (efisien). Saat ini sudah banyak sekali metode dalam perancangan virtualisasi server seperti dengan Hyper-V, VMware Workstation, openstack dan Proxmox. Vmware workstation merupakan salah satu tipe virtual server yang paling mudah dalam melakukan instalasi, dengan menggunakan sistem virtualisasi ini bisa memakan ruang dan biaya yang tidak sedikit karena akan menggunakan lebih dari satu server dan virtual server ini bisa diterapkan dengan berbagai sitstem operasi (OS) seperti dengan windows dan Linux. Setiap web server dengan sistem Virtualisasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, seperti pada virtual hyper-v mempunyai kelebihan yaitu dalam mengaktifkan fiturnya namun mempunyai kekurangan yaitu hanya bisa berjalan diatas windows, sedangkan vmware workstation mempunyai kelebihan dalam melakukan installasi, untuk virtual proxmox mempunyai kekurangan yaitu dalam penggunaanya akan memakai cpu lebih besar, sedangkan untuk virtual openstack mempunyai kekurangan yaitu hanya bisa diterapkan pada sistem operasi linux. maka dari itu penulis berinisiatif untuk menganalisa kinerja dari setiap virtual server tersebut guna mencari web server mana yang lebih ringan dalam penggunaan CPU, RAM, NETWORK. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, permasalahan yang dapat dirumuskan adalah “Bagaimana Menganalisa kinerja Web Server menggunakan Hyper-V, VMWARE Workstation, OpenStack, dan Proxmox”. Agar penelitian ini tidak menyimpang dari permasalahan maka penelitian ini fokus pada Analisis kinerja Web Server menggunakan Hyper-V, VMWARE Workstation, OpenStack, dan Proxmox. Adapun tujuan dari peneliian ini adalah menganalisa virtual web server untuk mengetahui kinerrja pada masing-masing sistem operasi pada virtual tersebut. Adapun manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah dapat menambah pengetahuan tentang Web Server menggunakan Hyper-V, VMWARE Wrorkstation, OpenStack, dan Proxmo

2.      PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Virtual Machine
       Virtual adalah istilah yang awalnya berasal dari optik, untuk memahami objek di cermin. Objek dalam cermin adalah cerminan dari suatu benda fisik yang sebenarnya, tetapi cermin tidak benar-benar objek. Ini berarti bahwa gambar tersebut terlihat seperti objek aktual dan terlihat menjadi di lokasi yang sama.
      Sebuah mesin virtual (VM) adalah implementasi perangkat lunak dari sebuah mesin (misalnya komputer) yang mengeksekusi program-program seperti mesin fisik. Mesin virtual dipisahkan menjadi dua kategori utama, didasarkan pada penggunaan dan tingkat korespondensi untuk setiap mesin nyata. Sebuah mesin virtual sistem menyediakan lengkap platform sistem yang mendukung pelaksanaan lengkap sistem operasi (OS). Sebaliknya, mesin virtual proses didesain untuk menjalankan satu program , yang berarti bahwa ia mendukung satu proses . Karakteristik penting dari sebuah mesin virtual adalah bahwa perangkat lunak yang berjalan di dalam terbatas pada sumber daya dan abstraksi yang disediakan oleh mesin virtual tidak dapat keluar dari dunia virtual.

2.2.Macam-macam Virtual Machine
2.2.1.Virtual PC
          Windows Virtual PC (pengganti Microsoft Virtual PC 2007 , Microsoft Virtual PC 2004 , dan CONNECTIX Virtual PC ) adalah virtualisasi program untuk Microsoft Windows . Pada bulan Juli 2006 Microsoft merilis versi Windows sebagai produk gratis. Pada bulan Agustus 2006 Microsoft mengumumkan versi Macintosh tidak akan porting ke Intel berbasis komputer Macintosh, efektif menghentikan produk sebagai PowerPC berbasis komputer Macintosh tidak lagi diproduksi. Rilis terbaru, Windows Virtual PC, tidak berjalan di versi Windows lebih awal dari Windows 7 , dan tidak resmi mendukung MS-DOS atau sistem operasi sebelum Windows XP Professional SP3 sebagai tamu. Versi yang lebih tua, yang mendukung lebih luas host dan sistem operasi tamu, tetap tersedia. Virtual PC virtualizes standar PC dan perangkat keras yang terkait. Didukung sistem operasi Windows dapat dijalankan di dalam Virtual PC.Sistem operasi lain seperti Linux dapat berjalan, tetapi tidak secara resmi didukung, dan Microsoft tidak menyediakan driver yang diperlukan (disebut "Penambahan Virtual Machine") untuk Linux.
2.2.2.Oracle VM Virtual Box
           Oracle VM VirtualBox (sebelumnya Sun VirtualBox ) adalah Virtualisasi x86 paket perangkat lunak, yang diciptakan oleh perusahaan software Innotek GmbH, dibeli oleh Sun Microsystems , dan sekarang dikembangkan oleh Oracle Corporation sebagai bagian dari keluarganya produk Virtualisasi. Oracle VM VirtualBox terinstal pada sistem operasi host yang ada sebagai aplikasi, aplikasi ini memungkinkan sistem host operasi tamu tambahan, masing-masing dikenal sebagai OS Tamu , yang akan diambil dan dijalankan, masing-masing dengan lingkungan maya sendiri. Sistem host operasi yang didukung termasuk Linux , Mac OS X , Windows XP , Windows Vista , Windows 7 , Solaris , dan OpenSolaris , ada juga port ke FreeBSD . Sistem operasi yang didukung tamu termasuk versi dan derivasi dari Windows , Linux , BSD , OS / 2 , Solaris dan lainnya. Sejak rilis 3.2.0, VirtualBox juga memungkinkan virtualisasi terbatas Mac OS X tamu pada hardware Apple. Menurut survei 2010 oleh LinuxJournal.com , dan LifeHacker.com , VirtualBox adalah produk virtualisasi yang paling populer dengan lebih dari 50% suara. Sejak versi 4.1, Windows tamu pada hardware yang didukung bisa mengambil keuntungan dari baru ini menerapkan WDDM sopir termasuk dalam penambahan tamu; ini memungkinkan Windows Aero harus diaktifkan bersama dengan Direct3D dukungan.
2.2.3.VMWare
           VMware, Inc ( NYSE :  VMW ) adalah perusahaan yang menyediakan virtualisasi perangkat lunak, didirikan pada tahun 1998 dan berbasis di Palo Alto, California , Amerika Serikat. Perusahaan ini diakuisisi oleh EMC Corporation pada tahun 2004, dan beroperasi sebagai anak perusahaan perangkat lunak terpisah.
Perangkat lunak desktop VMware berjalan pada Microsoft Windows , Linux , dan Mac OS X , sementara VMware perusahaan perangkat lunak hypervisors untuk server, VMware ESX danVMware ESXi , adalah bare-metal hypervisors tertanam yang berjalan secara langsung padaserver yang keras tanpa memerlukan tambahan mendasari sistem operasi.

3.      KESIMPULAN
Dengan adanya VMware sekarang kita menjadi lebih mudah jika ingin menginstall OS baru, baik linux, ataupun windows. Jika dilihat dari segi praktis, VMware sangat praktis jika digunakan untuk menginstall OS baru seperti linux, karena kita hanya perlu menginstall iso OS yang kita perlukan dan jalankan, tidak perlu membuat grub baru atau sampai membeli laptop/pc baru hanya demi menjalankan OS yang kita inginkan. Dengan VMware kita bisa menjalankan banyak OS yang kita inginkan, tentu saja itu tergantung spec laptop atau pc kita. Semakin banyak kita menjalankan OS tentu akan semakin lemot system kerja laptop/pc kita, karena menjalankan OS di VMware sama dengan membagi otak pada laptop/pc, sehingga membuatnya seperti mempunyai banyak komputer pada satu laptop/pc.



DAFTAR PUSTAKA


Contoh pemrograman jaringan Client-Server dengan bahasa pemrograman JAVA

contoh penggunaan program Client-Server :

Listing program Server :
Logika program Server :

Pada pemrograman server diatas, program server akan dihidupkan pada port 5000, dan serversocket = null atau mengikuti port yang kita tentukan. Kemudian jika program di running maka output yang keluar adalah “Aplikasi Server hidup”, kemudian jika client mencoba mengirim pesan, maka server akan menerima atau “Terima + <salam dari client>, jika pesan yang dikirim dari client berupa “salam” maka server akan membalas dengan pesan “salam juga”. Selain pesan “salam” maka balasan server adalah “Maaf, saya tidak mengerti”.

Output Program Server :


Kemudian contoh program Client :

Listing program Client :



Logika program Client :


Untuk mengeksekusi program client, kita harus membuka terminal baru. Kemudian eksekusi program simpleClient.java nya, jika pada terminal pertama(Server) sudah muncul pesan “Aplikasi Server hidup” maka kita bisa mengirim pesan dari client menuju server. Caranya setelah buka terminal kedua(Client) akan muncul output “Masukkan kata kunci: ”, tetapi jika terminal pertama(Server) kita close maka output yang akan keluar “Error writing to server..+” dan kita harus menunggu hingga server kita hidupkan kembali. Kemudian jika pada “Masukkan kata kunci: ” kita mengirim pesan berupa “salam” pada server, maka server akan membalas dan akan mencetak ouput “Dari server: ” +<balasan server>, dan jika sedang mengirim pesan tetapi server mati, maka output yang akan keluar adalah “Error writing…+”.

Output program Client :






Program JAVA NSLookup

contoh program java NSLookup :

LISTING PROGRAM :


LOGIKA PROGRAM :

Pada program ini akan menampilkan NSLookup yaitu menampilkan host name dan ip address yang ada pada laptop yang sedang kita gunakan. Untuk penjelasan dari program adalah sebagai berikut, program akan mengimport java.net kemudian program akan masuk ke dalam class program yang bernama NSLookup. Pada program utama ini akan mencetak Pemakai : Java NSLookup hostname kemudian akan mendeklarasikan String host adalah 0 dan InetAddress address bernilai null kemudian apabila host tidak dikenal maka akan tampil Unknown host. Untuk bagian listing byte ip nilainya didapat dari address, lalu apabila i > 0 dan i, maka pada output akan mencetak host name yaitu <nama host pc> dan ip address <ip address pc>.

OUTPUT PROGRAM :





Mendapatkan nama pc dengan IP pada bahasa pemrograman JAVA

contoh mendapatkan nama pc dengan menggunakan IP yang sedang kita gunakan pada pc :

LISTING PROGRAM :


LOGIKA PROGRAM :

Berikut adalah program untuk mendapatkan nama host melalui IP yang sedang kita gunakan, pertama import java.net, kemudian akan menampilkan output "Pemakaian: java.........." jika kita tidak menambahkan IP pada saat mengeksekusi program atau InetAddress address = null. Jika kita menginput IP saat eksekusi, maka program akan masuk pada try catch, dan jika IP valid maka akan muncul name host pc.

OUTPUT PROGRAM :

                          contoh eksekusi yang salah

                          contoh eksekusi yang benar

Mendapatkan nama pc dengan bahasa pemrograman JAVA

contoh program mendapatkan nama pc yang sedang digunakan :

Listing Program :


Logika Program :

program berikut digunakan untuk mencetak host name dari komputer, dimana penjelasan dari program adalah sebagai berikut. Program awal akan mengimport java.net, selanjutnya masuk pada pendeklarasian dimana bagian pendeklarasian adalah InetAddress host = null; dan host = InetAddress.getLocalHost(); maksudnya adalah InetAddress host bernilai null dan host didapatkan dari nilai InetAddress pada localhost. Kemudian masukkan perintah yang digunakan untuk menampilkan host name dari komputer tersebut.

Output Program :



Mendapatkan IP dengan bahasa pemrograman JAVA

contoh program untuk mendapatkan ip yang sedang digunakan dengan menggunakan bahasa pemrograman java :

Listing Program :

Logika Program :

Untuk listing program getIP ini digunakan untuk menampilkan IP address yang ada pada komputer. Dimana penjelasan perintah java seperti berikut, untuk langkah yang pertama program akan mengimport java.net. Kemudian program membuat class dengan nama getIP, perintah yang selanjutnya program akan mendeklarasikkan InetAddress host benilai null kemudian host akan didapatkan dari nilai InetAddress host dan terakhir pada byte IP didapatkan nilai dari hostAddress. Langkah terakhir terdapat suatu perulangan for dimana di bagian ini akan terjadi pada saat variabel i bernilai 0, dan nilai variabel i lebih kecil dari IP jika kondisi ini terpenuhi maka nilai i akan bertambah, dan akan mengeluarkan output berupa ip address yang sedang digunakan pada komputer kita.

Output Program :



CLOUD COMPUTING

CLOUD COMPUTING


I. APA ITU CLOUD?



Cloud Computing atau komputasi awan merupakan kombinasi pemanfaatan teknologi komputer dengan pengembangan berbasis internet. Sebutan cloud sendiri merupakan sebuah istilah yang diberikan pada teknologi jaringan internet.

Pada teknlogi komputasi berbasis awan semua data berada dan disimpan di server internet, begitu juga dengan aplikasi ataupun software yang pada umumnya dibutuhkan pengguna semuanya berada di komputer server. Pengguna harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses dan menjalakan aplikasi yang berada di server tersebut. Dengan kata lain pengguna bisa saja hanya menyediakan sebuah komputer dan perangkat jaringan internet untuk bisa terhubung ke server internet dan menyimpan data di komputer server tanpa harus menyediakan hardisk yang berkapasitas besar pada komputernya sendiri untuk menyimpan datanya, begitu juga dengan program aplikasi katakanlah seperti Microsoft Office, Excel dan lain sebagainya pengguna bisa menjalankan aplikasi tersebut di server internet sehingga tidak perlu repot-repot untuk menginstal aplikasi tersebut di komputernya sendiri.

II. SEJARAH CLOUD COMPUTING


Cloud computing sendiri sebenarnya merupakan hasil dari evolusi yang berlangsung secara bertahap. Sebelum cloud computing mulai booming seperti sekarang ini, terlebih dahulu terjadi beberapa fenomena seperti virtualisasi, grid computing, ASP / application service provision dan juga Software as a service atau yang lebih dikenal pula dengan sebutan SaaS. Sebenarnya, pada tahun 60 an pun sudah mulai muncul konsep yang menyatukan beberapa sumber computing dengan menggunakan jaringan yang bersifat global. Pada saat itu, sistem seperti ini disebut dengan “Intergalactic Computer Network”. Sistem ini diciptakan oleh J.C.R. Licklider yang kemudian menjadi penanggung jawab atas pembangunan Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET) tepatnya pada tahun 1969. Licklider memiliki sebuah cita-cita dimana ia ingin setiap orang di dunia ini mampu terhubung satu sama lain dan mampu mengakses data serta program dari berbagai sistus dan dari berbagai tempat.

Berdasarkan dari dasar pendapat Liclider inilah kemudian perkembangan cloud computing mulai berlanjut. Beberapa ahli atau pakar kemudian memberikan tambahan mengenai konsep Licklider. Salah satunya adalah John McCarthy. John kemudian memberikan gagasan mengenai sebuah jaringan computing yang kemudian akan menjadi infrastuktur untuk public. Sejak saat itulah kemudian cloud computing atau sistem komputasi awan ini mulai berkembang dan berjalan secara seiringan dengan perkembangan web dan juga internet. Namun, pada tahun 1990an terjadi perubahan bandwidth yang bisa dikatakan cukup besar sehingga membuat internet menjadi lebih dahulu berkembang dibandingkan dengan perkembangan Cloud Computing. Seiring berjalannya waktu, kini mulai terlihat bahwa jaringan internet lah yang seakan menjadi pendorong utama sistem cloud computing.

Pada tahun 1999, storage.salesforce.com seakan menjadi batu loncatan yang sangat berarti bagi sejarah perkembangan cloud computing. Mengapa? Karena situs tersebut merupakan pencetus yang pertama untuk aplikasi perusahaan yang dijalankan dengan Internet. Yang kemudian perkembangan cloud computing disusul dengan web Amazon pada tahun 2006 yang menggunakan teknologi Elastic Compute Cloud. Teknologi ini memungkinkan terdapatnya situs layanan web yang bisa dikomersialkan dan juga memungkinkan beberapa perusahaan kecil atau besar dan juga individu untuk dapat menyewa computer atau juga server yang kemudian dapat difungsikan untuk memnjalankan setiap aplikasi yang mereka miliki. Batu loncatan besar lainnya datang pada tahun 2009. Pada saat itu, Google dan perusahaan besar lainnya mulai menawarkan aplikasi dengan browser sebagai dasarnya. Sebut saja seperti Google apps. Pada dasarnya, cloud computing bisa sangat cepat menyebar dan menjadi sangat disukai karena adanya layanan yang mudah untuk dikonsumsi sehingga banyak orang yang menerimanya dan akan memberikan efek penerimaan yang luas. Selain itu, ada beberapa faktor lain pula yang mempengaruhi cepatnya sejarah perkembangan cloud computing seperti matangnya teknologi visual, perangkat lunak yang bersifat universal, serta perkembangan bandwidth dengan kecepatan tinggi.

III. JENIS LAYANAN PADA CLOUD



1. Software as a Service (Saas)

Jenis layanan Software as a Service adalah layanan yang  menyediakan aplikasi siap pakai yang ditujukan kepada pengguna akhir (End User). Disnini user tidak perlu membuat aplikasi ataupun infrastruktur.

Contoh dari layanan ini adalah layanan seperti hotmail, gmail, ymail, twitter, dan facebook disini user tidak perlu repot-repot membuat sebuah aplikasi alias siap pakai saja, untuk layanan berabayar contohnya adalah penggunaan aplikasi office365, salesforce dan lain sebagainya.

2. Platform as a service (PaaS)

Layanan ini menyewakan tempat untuk menjalankan sebuah aplikasi dari pengguna. Layanan tersebut bisa saja seperti penyediaan sistim operasi, database, framework yang merupakan platform untuk menjalankan sebuah aplikasi.

Jadi disini pengguna tidak perlu melakukan maintenance dan menyiapkan infrastructure sehingga user hanya fokus untuk membangun aplikasi. Sebagai contoh layanan ini adalah seperti Windows Azure, Amazon Web Service, Google App Engine dan sebagainya.

3. Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service adalah layanan yang menyediakan infrastruktur IT kepada pengguna akhir dimana layanan tersebut dibangun berbasis cloud. Infrastucture tersebut bisa bersifat fisik seperti hardisk, memory, jenis server, jaringan dan sebagainya.

Cloud provider disini hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan permintaan dari pengguna. Jadi jika user ingin melakukan penambahan atau upgrade infrastruktur dia bisa menghubungi penyedia server cloud tersebut. Contoh dari layanan ini seperti Amazon EC2, Rackspace cloud dan lain sebagainya.

IV. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN CLOUD COMPUTING


KELEBIHAN


  • Efisien Biaya

Perusahaan yang menggunakan cloud computing tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk alokasi hardware. Cloud Computing tidak sangat sedikit menggunakan biaya, karena tidak perlu melakukan maintanance dan mengurangi penggunaan listrik.

  • Akses Mudah

Tidak perlu menggunakan komputer untuk menyimpan data, karena data yang digunakan akan tersimpan didalam server. Sehingga ketika kita berada dimanapun akan bisa mengakses.

  • Fleksibilitas

Karena server cloud merupkan layanan berbasis internet maka pengguna bisa saja mengaksesnya darimana saja selama dia masih bisa terhubung ke internet dengan demikan layanan komputasi awan lebih  membuat pengguna merasa lebih fleksibel.

  • Manajemen sistem dan monitoring

Proses ini akan lebih mudah karena sudah terkoneksi dengan  web portal pelanggan. Dashboard bisa digunakan untuk melihat status server.

  • Meningkatkan availability dan ketersediaan data

Sistem yang digunakan cloud sudah didesain high availability, sistem tersebut sudah berada pada data center yang sudah menjamin ketersediaan listrik, pendingin, dan lainnya yang sudah menjadi fasilitas pendukung selama 24 jam.

KEKURANGAN


  • Keamanan data 

Masalah kemanan data masih menjadi hal yang harus diperhatikan pada penggunaan sistim cloud, karena semua pengguna komputer yang terhubung dengan jaringan internet bisa saja mengakses server cloud, disini bukan tidak mungkin para penyusup atau sebut saja cracker komputer bisa masuk keserver dan melakukan pengruskan data, menghapus data ataupun mencuri data anda, untuk itu pilihlah server cloud yang anda nilai cukup aman dan memiliki integritas yang baik.

  • Privacy

Dari sisi privacy atau kerhasiaan data, tentu sekalipun sistim yang digunakan pada server cloud telah menerapkan enkripsi data, tapi tetap saja ada kemungkinan data yang anda simpan di server cloud bisa terbaca oleh orang lain.

  • Rawan penyusup

Seperti telah disinggung pada poin pertama keamanan data pada komputer cloud bisa saja menjadi masalah, seperti terjadinya hacking data, masuknya penyusup seperti virus/malware ke server cloud bisa menjadi masalah bila sistim keamanan yang diterapkan oleh administrator server tidak kuat alias memiliki celah rawan.

  • Server down

Kasus yang satu ini sering menjadi masalah pada komputer server, dimana server mengalami down ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti load yang terlalu tinggi pada saat yang bersamaan dari banyak user sehingga membuat resource server berjalan lambat untuk melayani permintaan tersebut. Kemudian server down bisa saja diakibatkan oleh jaringan internet yang tidak stabil pada komputer server, sehingga semua pengguna yang mengaksesnya akan mengalami hal yang sama juga.

  • Pengguna harus terhubung ke Internet 

Dengan mewajibkan pengguna harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses server maka tentu saja tidak hanya pengguna harus menyediakan perangkat jaringan internet, melainkan pengguna juga harus membayar biaya internet sesuai dengan yang digunakannya. Tentu ini tidak murah bukan apalagi jika anda melakukan upload dan download data yang besar setiap kali terhubung ke komputer server, tentu saja anda akan mengkonsumsi kuota internet yang besar.

  • Biaya untuk penyedia server cloud 

Jika anda hanya menyimpan data dalam kapasitas kecil dan anda sekedar menggunakan beberapa aplikasi di komputer cloud mungkin saja penyedia server tersebut masih memberikan free alias gratis, tapi sebaliknya jika anda menggunkan resource yang besar dari komputer server seperti menyimpan data dalam jumlah yang sangat besar mungkin saja penyedia layanan server cloud mengharuskan anda berlangganan dan membayar pemakaian anda.

Demikian ulasan mengenai cloud computing untuk kita ketahui agar kita dapat memanfaatkan teknologi komputasi awan untuk menggunakan aplikasi yang berbasis cloud dan juga untuk mengamankan data yang kita anggap penting sehingga bila terjadi kerusakan seperti bencana alam maka data tersebut masih bisa kita dapatkan. Terima kasih

Refrensi :


Install & Konfigurasi DHCP pada windows server 2003

TUTORIAL INSTALL DAN KONFIGURASI DHCP PADA WINDOWS SERVER 2003

LANGKAH PERTAMA : LAKUKAN SETTING PADA IP SERVER

  • Buka Network Connection, klik kanan pada Local Area Connection



  • Pilih TCP/IP, Properties.


  •      Setting IP dan DNS secara manual, disini saya menggunakan kelas C. Kemudian Ok.


 

  •       Kemudian cek IP pada CMD, dengan mengetik IPCONFIG.



LANGKAH KEDUA : LAKUKAN SETTING DNS SERVER

Berhubung bukan tugas saya, jadi tidak akan saya jelaskan, maaf.. untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi blog ini hehe ditoramdan.blogspot.com


LANGKAH KETIGA : LAKUKAN SETTING DHCP SERVER


  •  Klik Start|Control Panel|Add Remove Programs.


  • Setelah memilih Add Remove Program, akan muncul jendela Windows Components Wizard. Pada bagian ini kita pilih Networking Service|Detail.


  • Setelah jendela Networking Services tampil, kita centang kolom DHCP, kemudian OK.


  • Tunggu sampai instalasi selesai.


  • Setelah selesai, kemudian pilih Finish.


  • Kemudian kita menentukan jangkauan(Scope) DHCP. Klik Start|Administrative Tools|DHCP, kemudian pada jendela DHCP, pilih menu Action|New Scope, dan setelah jendela New Scoope Wizard muncul klik Next.

  • Kemudian anda akan diminta untuk mengisi nama dan deskripsi dari scope yang akan dibuat. Klik Next jika sudah.

  • Kemudian tentukan Range IP client yang akan digunakan, sebagai contoh saya memulai dengan IP 192.168.1.2 dan berakhir pada IP 192.168.1.20, saya memulai dari 2 karena IP 192.168.1.1 sudah saya gunakan sebagai IP SERVER, kemudian pilih Length nya, saya memilih 24 karena ini merupakan kelas C. Pilih Next jika sudah.

  • Kemudian isi alamat IP yang tidak akan diberikan kepada client.

  • Jika sudah pilih Add, dan klik Next.


  • Kemudian jika sudah, tentukan batas lama masa pemakaian alamat IP pada masing-masing Client, setelah itu pilih Next.


  • Kemudian anda akan disodorkan pertanyaan untuk mengkonfigurasi DHCP sekarang? Klik pilihan Yes, I want to configure.... Kemudian Pilih Next lagi.


  • Berikutnya tentukan alamat IP Router jika anda menggunakannya, jika tidak klik Next saja.


  • Langkah selanjutnya mengisikan nama domain dibagian Parent domain, lalu isikan juga nama komputer Server dibagian Server Name, setelah itu klik tombol Resolve, dan secara otomatis kolom IP Address akan terisi kemudian klik tombol Add. Setelah selesai klik Next.


  • Untuk melihat nama domain dan nama komputer server. Klik Start|Control Panel|System Properties klik tab Computer Name, kemudian anda bisa melihat nama domain dan nama komputer server anda :).


  • Kemudian akan muncul jendela WINS Server, tidak perlu diubah langsung di Next saja.


  • Berikutnya, anda akan disodorkan pertanyaan lagi untuk mengaktifkan scope sekarang? Pilih Yes, I want to activate... dan pilih Next.


  • Pilih Finish jika tahapan pembuatan scope sudah selesai.


  • Kemudian aktifkan DHCP. Pilih Start|Administrative Tools|DHCP, Klik menu Action|Authorize. Maka pada bagian status akan tertulis **Active**




OUTPUT TEST PING DNS DENGAN DHCP SERVER


  •  IP pc client dengan dhcp.



  • Test PING DNS dengan dhcp client.



Refrensi Buku : Jaringan Komputer Untuk Orang Awam.

Search Engine Optimalization

SEARCH ENGINE OPTIMALIZATION (SEO)


I. PENGERTIAN


SEO (Search Engine Optimization) adalah sebuah proses yag dilakukan untuk mempengaruhi mesin pencari (Search Engine) memunculkan sebuah situs web dalam hasil pencariannya, semakin sering sebuah situs dalam hasil pencarian Search Engine maka semakin banyak visitor yang melihat sebuah konten / isi dalam sebuah situs web yang berasal dari mesin pencari. Mesin pencari (search engine) memunculkan sebuah situs web tidak asal asalan, jadi mereka mempunyai beberapa alasan mengapa memunculkan sebuah situs web pada urutan pertama mesin pencari, salah satu alasannya adalah adanya optimasi yang dilakukan terus menerus oleh pemilik website terhadap mesin pencari.


II. KEGUNAAN

Kegunaan melakukan SEO (Search Engine Optimization) adalah semata mata untuk mendapatkan visitor / lalu lintas pengunjung yang murni dari search engine, Tanpa pengunjung sebuah situs web tidak akan ada artinya, bisa dikatakan itu adalah sebuah produk gagal. Jadi melakukan SEO itu penting untuk  meraih keberhasilan sebuah situs web, apalagi jika anda seorang Publisher iklan google adsense atau PPC lainnya, tanpa melakukan SEO mungkin iklan adsense yang ada pada blog anda hanya akan menjadi sebuah pajangan saja yang tidak menghasilkan apa apa.


III. PERBEDAAN SEO ON PAGE DAN OFF PAGE

1. SEO On Page adalah sebuah upaya optimasi website yang dilakukan dari sisi website itu sendiri. Dengan kata lain, upaya optimasi yang dilakukan oleh seorang pemilik website/ webmaster dengan mendesain website yang SEO Friendly. Beberapa elemen penting yang terdapat dalam SEO On Page antara lain:
  • Riset keywords, untuk menemukan kata kunci utama dan kata kunci pendukung yang paling relevan dengan niche website yang akan dibuat.
  • Membangun website dengan struktur yang baik, tampilannya menarik, dan load-nya cepat
  • Menggunakan Title Tag yang baik untuk homepage dan judul konten
  • Menambahkan description yang relevan dengan website
  • Membangun konten yang bermanfaat bagi audiens
  • Mengatur URL (permalinks) yang SEO Friendly
  • Menggunakan Heading dengan baik (H1, H2, H3, H4)
  • Mengatur navigasi website sebaik mungkin
  • Membangun internal links
  • Menambahkan keywords pada penamaan gambar/ image
  • Dan lain-lain

2. SEO Off Page adalah upaya optimasi website yang dilakukan dari luar website yang dibangun. Sebuah halaman website yang SEO On Page nya sudah bagus perlu didukung dengan optimasi dari luar website itu sendiri. Optimasi off page dilakukan dengan cara membangun links (backlinks) dari situs lain menuju website yang dioptimasi. Beberapa jenis links yang biasa dibangun untuk meningkatkan popularitas sebuah website di internet antara lain:
  • Links dari media sosial (Twitter, Facebook, Google+, Youtube, dan lain-lain)
  • Links dari web 2.0 properties (Blogspot, WordPress, Weebly, dan lain-lain)
  • Links dari forum online (Kaskus, Bersosial, Forum Detik, Forum Kompas, dan lain-lain)
  • Links dari situs social bookmark (Lintas.me, Diigo.com, Folkd.com, dan lain-lain)
  • Links dari kegiatan blogwalking (berkomentar di blog orang lain)
  • Links dari website yang menerima guest blogger
  • Dan lain-lain

IV. MANFAAT DAN KEUNTUNGAN SEO BAGI SEBUAH BISNIS

1. Mendatangkan Trafik Potensial ke Website Bisnis
Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa halaman website yang teroptimasi dengan baik dari sisi SEO akan mendapatkan peringkat yang baik juga di mesin pencari, misalnya #Google. Semakin baik posisi halaman website Anda di Google maka peluang untuk mendapatkan pengunjung (trafik) potensial akan semakin besar. Pengunjung potensial inilah yang nantinya akan menjadi calon customer bisnis Anda. Para pengguna Google biasanya mengetikkan kata kunci unik ketika mereka mencari produk yang mereka butuhkan, atau mencari informasi bermanfaat untuk memberikan solusi pada masalah mereka. Nah ketika mereka menemukan website bisnis Anda melalui Google yang notabene selalu menampilkan hasil pencarian berdasarkan kata kunci, maka kemungkinan besar mereka akan menjadi customer karena mereka menggunakan kata kunci yang relevan dengan bisnis Anda. Trafik potensial ini akan datang terus menerus ke website Anda secara gratis dan akan membantu meningkatkan jumlah customer dan penjualan bisnis Anda.

2. Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda
Brand Awareness adalah kemampuan calon pembeli atau konsumen untuk mengenali maupun mengingat sebuah merek. Semakin terkenal sebuah merek pada niche tertentu maka kemungkinan intensitas penjualan juga akan semakin besar. Sebenarnya ada banyak cara untuk meningkatkan Brand Awareness sebuah bisnis. Salah satunya adalah dengan optimasi website di mesin pencari (SEO). Ketika pengguna internet mencari informasi yang berhubungan niche Anda melalui Google dan menemukan informasi bermanfaat di website Anda maka kemungkinan besar mereka akan mengingat halaman website yang memberikan informasi berharga tersebut, yaitu website Anda. Semakin banyak orang yang membuka website Anda dari mesin pencari maka merek bisnis Anda juga secara otomatis akan semakin terkenal, setidaknya dikalangan para pengguna internet.

3. Mendapatkan Data Customer Anda dengan Gratis
Banyak pengusaha online yang bersedia mengeluarkan banyak uang untuk memasang iklan di berbagai media periklanan dengan tujuan untuk mendapatkan data kontak (email, nomor ponsel, alamat, dan lainnya) calon customer ataupun pelanggan setia bisnis mereka. Apa manfaat data kontak ini? Dengan mengetahui data calon customer maka akan lebih mudah untuk menghubungi mereka ketika kita mengeluarkan produk baru atau ingin memberikan penawaran promosi khusus untuk menjual produk lama. Intinya, kita tetap bisa terhubung dengan customer setiap saat.
Bila website Anda berada pada posisi teratas di mesin pencari maka akan lebih mudah untuk mendapatkan data customer tersebut, dan tentu saja gratis. Tentunya kita membutuhkan layanan lain untuk menyimpan data base customer tersebut, misalnya layanan autoresponder untuk membangun email list customer kita.

V. KESIMPULAN

Dari definisi SEO diatas maka dapat diketahui apa fungsi, tujuan dan manfaatnya :

Manfaat SEO :
  1. Menaikan page ranking sebuah website agar selalu terindek pada search engine sehingga dapat ditampilkan dihalaman utama.
  2. Mendatangkan trafik / pengunjung ke website melalui search engine.
  3. Membantu meningkatkan pencapain target penjualan melalui rekomendasi web.
  4. meminimalkan biaya pemasaran online.

Tujuan SEO :

Berbicara tentang tujuan SEO, tentu anda sudah tahu tujuannya jika sudah membaca pengertian dari SEO itu sendiri. yaitu, bertujuan untuk membanjiri kunjungan ke blog/web karena menduduki peringkat pertama/teratas search engine. logikanya, pengguna mesin pencari akan memilih hasil pencariannya yang terdekat (halaman pertama), jarang sekali mereka melanjutkan untuk melihat hasil di halaman selanjutnya.

Manfaat SEO

Dengan cara optimasi seo yang baik, web/blog anda akan menduduki peringkat pertama google.
Jika anda seorang Internet Marketing, bisnis anda sangat berpeluang meraih kesuksesan.
Bila pengunjung yang datang ke sebuah web/blog sudah banyak, secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap potensi penghasilan dari web/ blog tersebut.


Bahan Refrensi :